5 Fakta Unik Kawah Ijen yang Bakalan Bikin Kamu Tambah Takjub

Siapa sih yang gak kenal dengan tempat ini? Tempat yang sudah terkenal seantero dunia ini menyimpan segudang pesona bagi para pecinta gunung dan ketinggian. Tapi, selain keindahan kawahnya yang sudah sangat terkenal, ada 5 fakta unik dari tempat ini yang bakalan bikin kamu lebih takjub dan gak bisa move on. Nah, untuk kamu-kamu yang belum pernah ke tempat ini, berikut 5 fakta unik yang mungkin bisa ditambahkan ke dalam daftar petualanganmu, jangan sampai kelewatan satu pun yess.

Blue Fire

Keindahan Kawah Ijen memang tidak bisa dipungkiri lagi, selain sunrise dan keindahan kawah berwarna tosca yang merupakan kawah terbesar di dunia, Blue Fire adalah salah satu bagian terbaiknya. Konon Blue Fire yang cuma ada dua di dunia; yang pertama di Islandia dan yang kedua di Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia.

Untuk menikmati keindahan Blue Fire ini, kalian harus mulai mendaki Gunung Ijen pada dini hari dan setelah mencapai puncak, kalian masih harus menuruni kawahnya untuk mendapatkan pemandangan terbaik Blue Fire. Untuk melihat langsung fenomena ini memang membutuhkan perjuangan ekstra, but it’s worth it guys. You know, a difficult track often leads to a paradise.

Pemandangan Lautan Awan

Hal unik yang kedua yang gak boleh kamu lewatkan jika mengunjungi Kawah Ijen adalah pemandangan lautan awan. Siapa sih yang gak suka melihat pemandangan lautan awan setelah berjuang mendaki ribuan mdpl , berasa berada di atas awan tapi awan beneran yess hehe...

Pemandangan lautan awan ini adalah salah satu poin yang dicari oleh para pendaki, untuk mendapatkannya kalian harus mulai mendaki pada pagi hari sekitar pukul 06.00 , pemandangan lautan awan dari atas Gunung Ijen akan terlihat sangat indah pada pukul 10.00 pagi jika cuacanya cerah. Kalau sudah berada di atas lautan awan ini, maka nikmat Tuhan mana lagi yang akan kamu dustakan.

Penambangan Belerang Tradisional

Hal unik ketiga yang bikin kamu makin takjub dengan Kawah Ijen adalah penambangan belerang yang masih beroperasi secara tradisional. Jadi sebenarnya Kawah Ijen ini adalah penambangan belerang terbesar di Indonesia dan gak akan pernah meskipun ditambang setiap hari. Sembari mendaki, kalian akan melihat para penambang belerang tradisional yang berlalu lalang naik turun Gunung Ijen membawa beban yang sangat berat di pundaknya. Dengan melihat kenyataan ini, kalian bisa lebih menghargai hidup. Selain itu, kalian bisa juga membeli suvenir yang terbuat dari belerang Gunung Ijen yang merupakan hasil karya para penambang belerang tersebut.

Kali Pahit (Sungai Air Pahit)

Bagi yang belum pernah mendaki Gunung Ijen, jangan sampai kelewatan untuk mampir ke Sungai Air Pahit (Kali Pahit) yang berada tidak jauh dari kaki Gunung Ijen. Sungai ini bukan sungai biasa karena airnya adalah air belerang yang mengalir langsung dari Kawah Gunung Ijen, mungkin itulah mengapa sungai ini dinamakan Kali Pait atau Sungai Air Pahit. Keindahannya bakalan bikin kalian takjub dengan airnya berwarna hijau kebiru-biruan dan dikelilingi dengan batuan pegunungan yang masih alami. Jika berkunjung dan bermain di sungai ini, jangan corat-coret bebatuannya dan jangan buang sampah sembarangan ya...

Kopi Cita Rasa Terbaik

Selain pesona alamnya, Pegunungan Ijen ini juga merupakan surga bagi para penikmat kopi. Kalian akan menemukan aneka kopi dengan cita rasa terbaik disini yang bisa didapatkan di Ijen Cafe yang merupakan salah satu rest area di sepanjang perjalanan menuju Gunung Ijen dan juga di Paltuding, yang merupakan gerbang utama memasuki Cagar Alam Taman Wisata Ijen yang juga berfungsi sebagai rest dan park area.

Jadi lengkap sudah, Good time, good coffee, and a little piece of paradise would be the best therapy...

Semoga bermanfaat millenials!


Sumber : https://travel.idntimes.com





Transaksi aman di Tripal.co

Costumer Support

+62 87 8000 9000 1

Email: info@tripal.co

Skype: tripal

Pusat Bantuan

Umpan Balik

Terhubung dengan kami

Mobile app(Segera hadir)

Android App

iOS App

Media

Email

Facebook

Instagram

Google+

Twitter